Minggu, 16 September 2012

TULANGAN AYAM




Untuk tulang yang bagus butuh kalsium, mineral, fosfor dan vitamin D.
Bisa kasih Kalk, Tepung Ikan, Tepung Tulang, dsb.
Untuk Kalk bisa diberikan seminggu 2x. Untuk tepung tulang bisa dicampur dg makanan ayam sejak kecil.
Tulang pada ayam terus tumbuh sampai usia ayam 2 tahunan. Umur 2 tahun inilah puncak massa tulang tercapai dimana ketebalan dan panjangnya mencapai ukuran maksimal.
Setelah pertumbuhan tulang 'mentok', tulang yang rapuh akan larut/luruh dan terganti dengan sel tulang yang baru. Maka kebutuhan kalsium dan vitamin harus terus tersedia untuk menggantikan kebutuhan tulang yang rusak tadi. Bila asupan kalsium kurang, tulang akan keropos.
Tulang adalah sebagai kerangka badan. Berfungsi juga sebagai tempat otot menempel. Kalau tulangan letoy, otomatis otot tidak berkembang dangan baik.
Contoh ayam kampung, tulangannya tipis. Dengan ukuran yang sama, otot ayam kampung tidak akan sebagus ayam aduan. Dengan tulangan yang berkualitas dan proporsional, ayam jadi mudah dirawat, otot cepat jadi, power lebih bagus dan mampu bekerja dalam durasi panjang.
Kualitas tulang sebetulnya tidak bisa kita raba dengan pegangan saja. Ayam yang terasa 'tebal' belum tentu tulangannya bagus.
Tulang itu ibarat pipa bulat. Ditengahnya ada lubang yang berisi sumsum. Sumsum dikelilingi oleh tulang. Bila tulang dipotong dan dilihat penampangnya :
Tulang yg standart : O
Tulang yg bagus : O
--> Diameter tulang bisa sama. Tapi ketebalan tulangnya bisa berbeda.
Untuk kelincahan, yang menentukan adalah proporsi badan dan tulangannya. Ada tulang yg sangat kasar, panjang dan menjorok ke bawah seperti biji mangga. Ayam seperti ini kurang lincah.
 Mohon koreksi jika ada salah..

1 komentar: